selamat datang di YHAYHANK blog

home

sekilas tentang aku,

19 tahun yang lalu tepatnya 7 Mei, silam disebuah Ibukota Jakarta yang penuh dengan kesemrawutan tata kota, lahir seorang anak perempuan,berada dilingkungan yang sederhana anak perempuan tersebut dibesarkan…… dan Diberi nama Sucianingrum Sekar Pradami, disaat pemberian nama tersebut kedua orang tua anak perempuan tersebut mengalami konflik perbedaan pendapat Sang Ayahanda anak Perempuan tersebut diberi nama Sucianingrum Sekar Pradami yang diambil dari darah ningrat keluarga sang ayahanda yaitu keluarga kerato SOLO. Namun, Sang ibunda menginginkan anaknya diberi nama Rinjani yang artinya kuat, tegar dan kokoh karena nama itu di ambil dari sebuah gunung….

Hingga akhirnya, Sang ibunda mengalah dan menurut pada Sang Suami. Namun, kesepakatan bersama itu, sang anak tetap diberi nama Sucianingrum Sekar Pradami namun, dipanggil yayang…..

dan itulah aku……!!!!!!!!!!!!!

9 Komentar »

  1. MENYELAMATKAN DIRI dari MANTAN

    Tamat sudah cerita indah Anda dan si dia. Anda ingin sekali melupakan segalanya dan berharap tak akan pernah bertemu lagi dengannya. Apa lacur, di sebuah acara, Anda bertemu dengannya. Hati pun berdesir, jantung berdegup kencang. Segalam macam perasaan muncul. Ya, malas, kesal, takut, tapi juga penasaran.
    Nah, ikuti teknik berikut dan dijamin Anda akan pergi meninggalkannya dengan percaya diri.

    1. Jangan menghindar
    Jangan menghindar. Lupakan masa lalu. Inilah saatnya bagi Anda untuk mengatasi rasa takut. Wajar saja bagi Anda untuk merasa gelisah. Tapi ingat, pertemuan tidak berlangsung selamanya dan ketika meninggalkannya, Anda sadar telah berhasil menguasai diri sendiri. Jelas, hal itu telah menambah rasa percaya diri Anda.

    2. Topik pembicaraan
    Walaupun Anda putus hubungan dengan cara yang tidak enak, sekarang bukan saatnya untuk memperbaiki masa lalu. Pusatkan topik pembicaraan pada kejadian masa kini. Tidak perlu bertanya secara rinci. Semakin samar topik pembicaraan, semakin baik bagi Anda untuk pergi tanpa “pesan dan kesan”. Sebaiknya hindari pembicaraan yang menyangkut kehidupan percintaan Anda ataupun dia.

    3. Jangan didramatisir
    Bila mantan pacar memaksa mencari tahu apa yang salah, tolak untuk membahasnya. Anda berdua punya andil atas putusnya hubungan, mintalah maaf untuk kesalahan yang Anda buat, dan tetap pusatkan perhatian Anda untuk lepas dari hubungan tersebut. Mendramatisir di depan umum bukan saja memalukan, tapi juga dapat membangkitkan kenangan lama dan bisa membuat Anda terbawa perasaan. Tujuannya adalah untuk menjaga harga diri Anda. Mendramatisir keadaan membuat perasaan lega untuk sesaat, tetapi sesudahnya akan membuat Anda tersiksa.

    4. Tidak perlu basa-basi
    Bertemu dan mengobrol dengan mantan pacar, walaupun putusnya dengan baik-baik, tetap perlu membatasi pembicaraan. Semakin lama Anda mengobrol, semakin besar kemungkinan untuk berhubungan dekat kembali atau bahkan untuk bertengkar.

    5. Jauhkan dari pikiran untuk berhubungan kembali
    Nah, Anda sudah berhasil lalu pergi dengan penuh percaya diri. Apa yang akan Anda lakukan sekarang? Jangan pikirkan kata-kata yang diucapkannya semisal, “Sampai ketemu lagi!” atau “Nanti kita kontak-kontakan, ya” dan lalu Anda bertanya pada diri sendiri, “Apa ya, maksud dia mengatakan hal itu?”

    Sebaliknya, puji diri Anda karena dapat bersikap dewasa. Mungkin lebih baik Anda memikirkan merayakan putusnya hubungan Anda dengan dia di sebuah kafe bersama teman-teman untuk sekadar minum dan cuci mata. Siapa tahu, di kafe Anda akan bertemu si pengganti yang lebih baik!

    Komentar oleh yhayhank — Oktober 28, 2008 @ 8:30 am | Balas

  2. Tips Memulai Bisnis

    Untuk memulai usaha memang dibutuhkan modal. Namun, menurut perencana keuangan Ligwina Hananto, modal awal tak bisa ditentukan jumlah pastinya. Modal awal bisa berupa uang, barang, bahkan jasa. Bila Anda memutuskan ingin menjadi seorang konsultan seperti yang dijalani Ligwina, misalnya, bisa jadi modal awal yang dibutuhkan bukan berupa uang, melainkan sebuah komputer atau laptop.

    “Saya meminjam laptop mertua ketika baru memulai bisnis. Tidak apa-apa, yang penting berani menghadapi tantangan dan menjalani secara tekun. Ketika usaha ini sudah berjalan, baru mulai merapikan rencana bisnisnya. Saya pun pernah gagal, kok, dalam berbisnis. Memang, orang cenderung takut gagal karena berurusan dengan uang,” kisah Ligwina soal ihlwal usahanya.

    Oleh karena itu, Ligwina menyarankan, saat akan memulai bisnis, awali dengan membereskan hal-hal kecil terlebih dahulu di dalam keluarga. Misalnya, menstabilkan dulu kondisi keuangan keluarga. Setelah itu, tetapkan hati mengenai usaha apa yang akan digeluti. Bila bidang yang akan dijalani sesuai dengan minat dan bakat, kata Ligwina, akan lebih mudah menjalaninya.

    Bahkan, imbuhnya, memulai bisnis tak akan terganjal oleh waktu. Sebelum atau setelah pensiun pun membuka usaha tetap bisa dijalankan. Kendati demikian, bila seseorang baru memulai membuka usaha di usia yang sudah lanjut, kendalanya adalah penyesuaian diri dengan realitas masa kini yang akan menjadi lebih sulit.

    Tak heran bila kemudian Ligwina menyarankan, bila ingin memulai usaha, lakukan dari sekarang tanpa perlu menunggu pensiun dan usia sudah semakin tua. “Pelan-pelan sajalah membuat rencana dari sekarang, ingin punya bisnis apa sambil menabung untuk mengumpulkan modalnya. Menurut saya, sudah enggak zamannya lagi sekarang hidup hanya mengandalkan dari gaji bulanan saja,” tukasnya.

    Bila seseorang tak punya bakat berwirausaha, kata Ligwina, tak perlu berkecil hati dan menyurutkan niat untuk membuka usaha sendiri. Orang tipe seperti ini bisa mengandalkan aset aktif. “Ada tiga aset yang bisa dijalankan, yaitu usaha kecil seperti membuka warung gado-gado atau toko baju anak. Lalu usaha yang lebih besar seperti menyewakan rumah petak, kamar indekos, kios, atau apartemen. Terakhir surat berharga, artinya jika punya uang besar dapat dialihkan ke surat berharga yang bisa menghasilkan uang.”

    Ligwina menyarankan, sebelum pensiun, idealnya setiap orang sudah memiliki ketiga aset tadi. “Paling tidak, punya satu aset saja, deh. Jadi tidak hanya mengandalkan gaji bulanan saja; dan jangan lupa, kondisi keuangan harus tetap sehat,” ingat Ligwina. Yang tak kalah pentingnya, berapa pun besarnya gaji Anda, usahakan agar selalu ada sisa untuk ditabung.

    Namun, terkadang seseorang terkena penyakit panik ketika pensiun mendapat uang dalam jumlah besar. Bila tidak punya rencana yang jelas, kata Ligwina, sebanyak apa pun uang yang dimiliki akan habis percuma. Maka, akan lebih baik bila saat ini belum merencanakan akan membuka usaha, buat rencana jangka panjang yang akan dilakukan selepas pensiun.

    “Buat rencana matang, uang berjumlah besar itu akan digunakan untuk apa saja, termasuk membuka usaha, misalnya. Jika bingung, serahkan saja persoalan ini ke perencana keuangan. Agar si pemilik uang juga tahu risikonya bila hartanya diinvestasikan; dan ingat, jika ingin berinvestasi, diperlukan mental yang kuat karena risikonya juga cukup tinggi,” tutur Ligwina mengingatkan. Nah, kapan Anda berani memulai?

    Komentar oleh yhayhank — Januari 5, 2009 @ 1:50 pm | Balas

  3. mampir sebentar buat ngaso 🙂
    yhayhank, artikel nya bagus2. lam kenal ya yhayhank…

    Komentar oleh Resensinet — Januari 7, 2009 @ 12:09 pm | Balas

  4. tulisannya bagus runut, enak dibaca

    Komentar oleh habsoro — Januari 14, 2009 @ 12:40 pm | Balas

  5. setiap blog yang sayu kunjungi adalah tempat sekolah saya

    Komentar oleh Bheryx — Februari 10, 2009 @ 12:33 am | Balas

  6. Ass..hi…girls..ni w dyan Lp3i Bekasi Partner u At DnS Production Dulu…Ukh….Sedih Bgt Sich Ceritanya…Sabar Yach Bu…..Pasti Kita EO Sendiri Kok….Good Luck For Your Jobs…Allah Bless You My Girls Friend…^_^…Add Fs W Dunx At diyan_putra@yahoo.co.id….Ok.Jangan Lupa….Wslm.

    Komentar oleh Vj.D.M Cool — Februari 17, 2009 @ 6:44 am | Balas

  7. Yhank,,, kok blognya gak pernah di update…?

    Komentar oleh Ega972 — April 6, 2009 @ 3:39 am | Balas

  8. Hai Yank,,, jalan-jalan donk ke blog gw, oke???
    thanks…

    Komentar oleh wewhycool — Juli 20, 2009 @ 12:50 pm | Balas

  9. hei , mayank masih nget aldi
    pasti lupa y
    kita tmn dunia frindster ^_^
    met ktmu kembali yh yank

    Komentar oleh aldi — September 9, 2010 @ 6:12 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.